Selasa, 18 Maret 2014

How I Love My Family

Nama gue Michelle Yuniver Christi Mandagi (lahir 29 Juni 1996). Gue tinggal di sebuah rumah yang tidak pernah sunyi. Kenapa? Karena dalam satu rumah itu, gue tinggal bersama seorang ayah, seorng ibu, seorang kakak, seorang om, dua orang tante, dan empat orang saudara.

Gue punya keluarga yang begitu gila. Kenapa gila? Karena kami sering melakukan sesuatu yang gila secara bersama. Sesuatu yang tidak perlu dibahas, akan kita bahas. Mama gue pasti akan cerita tentang seseorang atau beberapa orang yang memiliki keburukan. Dan jika kita merasa hal itu lucu, kita akan ketawa bareng sekeras mungkin bahkan sampai teriak. Yaya, gue tau hal yang tidak lazim untuk para keluarga pada umumnya. Dan seorang ibu gak seharusnya cerita hal yang begituan kepada anaknya.
Gue seneng punya keluarga yang perngertian banget sama gue. Gue sering curhat sama mama, papa, dan kaka gue tentang sekolah, teman sampai pacar. Dan mereka menanggapinya dengan baik. Banyak yang bilang kalau kita bukan kayak orangtua sama anak, tapi kayak sahabatan aja. Mama sama papa gue juga gaol gaol gima getoooo. hahaha iya, gue tau yang gue tulis itu 414Y.
Okey, gue mau kenalin satu per satu anggota keluarga gue.


Yang pertama adalah ayah gue. Bapak Daniel Lexie Mandagi. Kata mama gue, papa gue ini playboy papan atas! Papa gue juga adalah seorang laki - laki yang bisa dikatakan 'nakal'. iya, nakal. Papa gue ini di masa mudanya, sering main perempuan, suka make narkoba, pokonya 'bad boy' lah. Tapi syukurlah, sekarang dia sudah tobat. Dia sekarang udah jadi ayah dan suami yang baik untuk keluarganya. Dalam keluarga gue, yang paling gue sayang adalah ayah gue ini. Mungkin karena dari kecil gue paling deket sama papa gue. Kata mama, papa sayang banget sama gue, Hal sekecil apapun yang terjadi sama gue, pasti akan menjadi masalah besar buat papa.

Yang kedua adalah ibu gue. Ibu Pahlawati Verita Parera. Dalam keluarga gue, mama adalah sosok yang paling manja, cengeng, dan berlebihan. Sesuatu yang kecil sering di besar - besarkan oleh mama. Mama kalo lagi sakit, pasti bawaanya nangis. Iya nangis, kayak bayi umur lima bulan. Mama adalah orang yang paling enak diajak curhat. Kalo curhat soal pacar ke mama, pasti mama jawabnya "cieee ciee". Haha... 

Yang ketiga adalah kaka laki laki gue. Michael Christian Hendriek Mandagi (Miko). Gue paling takut sama Miko. Segala sesuatu yang dibilang sama Miko, pasti gue turutin apapun itu. Dimata gue Miko adalah sosok yang menyeramkan. Menyeramkan? Setan dong. Yaa kira kira mirip begituanlah. haha... bukan fisiknya yang membuat gue bilang kalo dia menyeramkan, Miko ganteng kok. Tapi sifanya gak seganteng fisiknya. Papa sama mama aja gak berani bentak - bentak sama Miko. Tapi di balik sifatnya yang menyeramkan itu, sebenarnya Miko juga memiliki 'sweet side'. Miko baik banget sama gue. Kalo misalnya Miko tugas keluar kota, pasti yang paling banyak di beliin ole - ole adalah gue, adik kesayangannya. hehe...

Keluarga....
Gue bersyukur punya keluarga kayak mereka dalam kehidupan gue. Karena keluarga gue ini, beda dari yang lain. Keluarga gue adalah keluarga limited edition. haha... Gue seneng banget terlahir di keluarga ini. Bisa dibilang gue ini adalah anak yang dibesarkan dalam keluarga yang kelebihan cinta =D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar